Acara Siraman
DAWET IRENG WAHYU ABADI KHAS PURWOREJO
Dawet Ireng Wahyu Abadi adalah makanan khas dari Kabupaten Purworejo
Kamis, 30 Juli 2020
Sabtu, 13 Juli 2013
Kenapa harus DAWET IRENG KHAS PURWOREJO ?????
Dawet
Ireng adalah sejenis dawet / cendol. Minuman ini asli dari daerah
Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Kata ireng dari Bahasa Jawa yang artinya
hitam. Butiran dari dawet berwarna hitam, warna hitam dawet diperoleh
dari abu bakar jerami, abu bakar jerami kemudian dicampur dengan air
sehingga menghasilkan air berwarna hitam, air inilah yang digunakan
sebagai pewarna dawet.
Sepertinya memang tak ada bedanya dengan es dawet yang biasanya berwarna hijau. Penyajiannya juga sama, dalam mangkuk dan dilengkapi santan dan gula merah. Pembeda utamanya, dawet ini berwarna hitam pekat.
Apa yang menjadikannya istimewa? Keunggulannya adalah dawet ini berkasiat sebagai pereda panas dalam serta memperlancar pencernaan. Bahan dasar dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot dengan garam yang berfungsi sebagai perasa. Sedangkan warna hitam dawet ini ternyata terbuat dari merang, atau daun padi yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya. Satu hal lagi yang membedakan, jika dawet hijau dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.
Dalam penyajiannya, campurannya cukup sederhana, yakni menggunakan santan, gula jawa dan dawet sebagai bahan utamanya. Meski demikian, kesederhanaan yang ada tidak menyebabkan rasa dawet hitam ini kehilangan rasa lezat. Rasanya pas, tidak terlalu manis.Begitu pula dengan santan yang tidak terlalu kental terasa segar di mulut. Dawet hitam ini akan lebih nikmat jika diminum dalam keadaan dingin. BAgi semua rekan semua yang belum pernah merasakan nikmatnya DAWET IRENG KHAS PURWOREJO silahkan mampir digerai kami di Jalan HOS Cokro Aminoto gang 6, desa Mlatinoroto RT 03 RW 05 Kudu, atau silahkan mampir di bolg kami blog DAWET IRENG KHAS PURWOREJO
Sepertinya memang tak ada bedanya dengan es dawet yang biasanya berwarna hijau. Penyajiannya juga sama, dalam mangkuk dan dilengkapi santan dan gula merah. Pembeda utamanya, dawet ini berwarna hitam pekat.
Apa yang menjadikannya istimewa? Keunggulannya adalah dawet ini berkasiat sebagai pereda panas dalam serta memperlancar pencernaan. Bahan dasar dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot dengan garam yang berfungsi sebagai perasa. Sedangkan warna hitam dawet ini ternyata terbuat dari merang, atau daun padi yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya. Satu hal lagi yang membedakan, jika dawet hijau dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.
Dalam penyajiannya, campurannya cukup sederhana, yakni menggunakan santan, gula jawa dan dawet sebagai bahan utamanya. Meski demikian, kesederhanaan yang ada tidak menyebabkan rasa dawet hitam ini kehilangan rasa lezat. Rasanya pas, tidak terlalu manis.Begitu pula dengan santan yang tidak terlalu kental terasa segar di mulut. Dawet hitam ini akan lebih nikmat jika diminum dalam keadaan dingin. BAgi semua rekan semua yang belum pernah merasakan nikmatnya DAWET IRENG KHAS PURWOREJO silahkan mampir digerai kami di Jalan HOS Cokro Aminoto gang 6, desa Mlatinoroto RT 03 RW 05 Kudu, atau silahkan mampir di bolg kami blog DAWET IRENG KHAS PURWOREJO
Jumat, 12 Juli 2013
RESEP DAWET IRENG KHAS PURWOREJO
Minuman tradisional khas Purworejo
Jawa Tengah ini berwarna ireng atau hitam sehingga biasa disebut juga Es Cendol
Hitam. Warna hitam yang dihasilkan berasal dari merang atau batang padi yang
dibakar. Sekarang tak perlu ke purworejo atau pesan jauh ke sana untuk
menikmati dawet ini, kita bisa coba mempraktekkannya dengan resep berikut :
BAHAN DAWET :
- 50 gram tepung sagu
- 60 gram tepung beras
- 600 ml air
- 1 sendok teh garam
- 1 1/2 sendok makan (3 gram) abu merang dan 50 ml air, dilarutkan, disaring
- 1/8 sendok teh pewarna hitam
BAHAN
SIRUP :
- 250 gram gula merah, disisir
- 2 lembar daun pandan
- 250 ml air
BAHAN
KUAH SANTAN :
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 2 lembar daun pandan
- 1/4 sendok teh garam
BAHAN
PELENGKAP :
- tapai ketan
- 3 buah nangka, dipotong-potong
- es batu atau es serut
CARA MEMBUAT ES DAWET IRENG KHAS
PURWOREJO :
- Dawet Ireng : larutkan tepung beras, tepung sagu, air, air abu merang, garam, dan pewarna hitam. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup dan kental.
- Tuang dalam cetakan cendol. Tekan diatas baskom yang berisi air es. Saring cendolnya. Sisihkan.
- Sirup : didihkan bahan sirup di atas api kecil sampai kental. Aduk rata.
- Kuah santan : rebus bahan kuah santan sambil diaduk sampai mendidih dan matang.
- Siapkan gelas, sajikan cendol beserta tapai ketan dan nangka. Tambahkan sirup, kuah santan dan es serut. Bisa untuk 7 porsi.
Langganan:
Postingan (Atom)
